Jumat, 15 Februari 2013

Antara Cintaku dan Dirinya


Cinta itu Emang buta.. karena cinta aku menyayanginya, mencintainya lebih dari apapun.. Tapi cinta itu punya mata yaitu Mata Hati.. karena aku melihat ketulusan & kejujuran dari sikapnya juga dari hatinya.. Cinta akan lebih indah bila kita saling percaya & saling setia.. dengan menerima kekurangan yang kita miliki..
Tapi karena cinta aku jadi tau yang namanya bahagia, sedih, marah, kesel,menangis, bahkan sakit hati karena cinta. Cinta bisa di rasakan sama semua orang. Termasuk aku yang sangat mencintainya. Aku tidak perduli dengan kekurangnya, dan aku tidak perduli sama orang2 yang tidak menyukai hubunganku dengannya. Jika mereka mengejek ku, menghinaku, mempertawa kan aku dengannya, aku juga ikut tertawa, karena bagiku mereka hanya mengejek dan menghina diri mereka sendiri. Tapi jika mereka menghina pacarku, akan  aku pukul perutnya. Karena aku tidak terima jika mereka menghina pacarku. apa kah belum puas jika mereka sudah menghinaku terus2an. Aku tidak mau orang yang aku sayang merasakan kesengsaraan atau pun pahit kehidupan. Sudah cukup aku saja, aku gak mau orang yang aku sayang sepertiku. Aku ingin menangis.. dan sekarang aku pun menangis, kenapa hidup ini sangat gelap bagiku. Aku ngerasa hadir di dunia ini merasa jadi bahan tertawa’n mereka. Awalnya aku juga ikut tertawa. Tapi pas mereka ikut menghina pacarku. hati ini sangat tidak terima. Entah kenapa aku mulai hati ini sakit. Aku pengen seperti anak kota, biar aku tidak kenal sama mereka2 yang jahat. Sangat jahat.. kamu pernah bilang gini kan “ya sudah jangan di ladenin, anggap semua itu hiburan” aku tersenyum dan jawab “iya pade”. Mungkin sekarang aku bisa tenang, tapi esokan harinya mulai lagi. Bahkan saat pacarku pergi sehabis ke kelasku,  si agung namanya yang  jahat itu datang keluar dari dalam kelas dan menghina dia. aku memang tidak ladenin tapi tangan aku memukul tidak keras ke kepala si jahat, lalu tu anak diam begitu juga aku ikut diam. Tapi dalam diam ku terus memikirkan kapan semua ini berakhir. Mereka tidak tau kalau pacarku hebat, hebat bisa selalu jujur gak seperti mereka, hebat selalu tidak makan demi ngumpulin uang buat jalan2ku sama dia dan juga gak seperti mereka, hebat selalu bisa manjain aku, padahal dia jarang di kasih uang. Kata sahabatnya dia kalau malam sering ngamen di kota hanya ingin nyari uang buat aku. Aku memang tidak tau benar atau salah. Tapi aku yakin dia selalu jujur dan aku sangat percaya padanya. Karena dia memang hebat dan sangat hebat. Tidak seperti kalian yang selalu minta sama orang tua dan uang nya hanya buat kesenangan sendiri. Aku sangat bahagia dengan adanya dia untukku. Dia sangat perhatian padaku, ngerti’n aku, dan juga manjain aku. Karena dia tau kalau aku belum ngerasaan itu semuanya. Bahkan dari orang tuaku sendiri juga belum, karena orang tuaku juga sama seperti mereka yang ikut menghinaku. Aku merasa tidak sakit jika orang tua menghinaku, karena aku sangat sayang pada orang tua. Walau pun terkadang aku marah karena ucapannya aku tidak membalas ucapannya. Bagiku balasan sebuah ucapan hanyamenimbulkan masalah. Aku hanya membalasnya dengan rasa sayang, karena kata dia suatu saat nanti mereka juga ikut membalas rasa sayangnya untukku.. aku tidak tau bila tidak ada pacarku, pasti aku akan terus terpuruk akan semua masalah. Aku sangat inget kata sahabatku intan bilang “yang kemaren adalah pengalaman, dan sekarang seterusnya itu adalah kamu, jadikan semua itu lebih baik lagi dan tidak terulang lagi. Bila perluh nanti buktikan sama semua orang bahwa kamu itu bisa” aku pun tersenyum..

1 komentar: